Permintaan Oksigen Melonjak Tujuh Kali Lipat, Kasus Covid-19 India Capai 400.000 Kali Kedua  

Kasus infeksi virus corona (Covid 19) di India kembali mencapai rekor harian suram pada Kamis waktu setempat, karena permintaan oksigen medis melonjak tujuh kali lipat. Pemerintah negara itu pun membantah laporan bahwa mereka lamban dalam mendistribusikan pasokan oksigen dari luar negeri. Jumlah kasus baru yang dikonfirmasi pada Kamis waktu setempat, menembus angka 400.000 untuk kali kedua sejak gelombang infeksi kedua ini dimulai pada bulan lalu.

Sebanyak 412.262 kasus mendorong total kasus positif di India hingga saat ini menjadi lebih dari 21 juta. Kementerian Kesehatan negara itu juga melaporkan 3.980 kematian dalam 24 jam terakhir sehingga total jumlah kematian mencapai 230.168. Para ahli meyakini kedua angka itu tidak sesuai dengan fakta di lapangan karena banyak kasus positif dan angka kematian yang tidak tercatat.

11 pasien Covid 19 meninggal saat tekanan di saluran oksigen mereka turun secara tiba tiba. Saat hal itu terjadi, mereka sedang dirawat di rumah sakit perguruan tinggi kedokteran pemerintah di kota Chengalpet di India selatan pada Rabu malam. Kemungkinan insiden ini dipicu katup oksigen yang rusak.

Dikutip dari laman Market Watch, Kamis (6/5/2021), otoritas rumah sakit tersebut mengatakan bahwa mereka telah memperbaiki pipa tersebut pada pekan lalu. Namun sejak saat itu, konsumsi oksigen meningkat dua kali lipat. Seorang pejabat pemerintah menyampaikan bahwa permintaan oksigen rumah sakit telah meningkat tujuh kali lipat sejak bulan lalu.

Ini terjadi saat India berjuang untuk mendirikan pabrik oksigen besar dan mengangkut tanker kriogenik, silinder serta oksigen cair. India pun turut membuat jembatan laut pada Selasa lalu untuk mengangkut tanker oksigen dari Bahrain dan Kuwait di Teluk Persia. Mirisnya, sebagian besar rumah sakit di India tidak dilengkapi dengan tanaman yang dapat menghasilkan oksigen langsung untuk pasien.

Akibatnya, rumah sakit hanya mengandalkan oksigen cair, yang dapat disimpan dalam silinder dan diangkut dalam kapal tanker kriogenik. Namun di tengah lonjakan permintaan oksigen, pasokan di tempat tempat yang terdampak paling parah seperti New Delhi pun semakin menipis. Menteri Kesehatan India Harsh Vardhan mengatakan negara itu memiliki cukup oksigen cair, namun terdapat kendala terkait kapasitas untuk memindahkannya.

Sebagian besar oksigen diproduksi di bagian timur India sementara permintaan meningkat di bagian utara dan barat.

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.